Donderdag 23 Mei 2013


MAKALAH  KIMIA
ELEKTROKIMIA

Description: C:\Users\unyu\Documents\campurrr\smk tunas.jpg

XI LAS 2

OLEH :
1.      AGEL WIDIANTO                    {01}
2.      ASKHOIL MAHFUD                {10}


TEKNIK PENGELASAN

SMK TUNAS HARAPAN PATI
TAHUN PELAJARAN 2012/2013

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya Saya dan rekan-rakan dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “MAKALAH KIMIA ELEKTROKIMIA”.
Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata pelajaran IPA dan KIMIA.
Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini, khususnya kepada :
1.      Ibu Eni Wahyuningsih  Selaku Kepala Sekolah SMK Tunas harapan Pati serta segenap jajarannya yang telah memberikan kemudahan-kemudahan baik berupa moril maupun materiil selama mengikuti pendidikan di SMK Tunas Harapan Pati
2.      Ibu Erna Maeka selaku Guru Mata Pelajaran yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pkiran dalam pelaksanaan bimbingan, pengarahan, dorongan dalam rangka penyelesaian penyusunan makalah ini
3.      Rekan-rekan semua di SMK Tunas Harapan Pati
4.      Secara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada keluarga tercinta yang telah memberikan dorongan dan bantuan serta pengertian yang besar kepada penulis, baik selama mengikuti perkuliahan maupun dalam menyelesaikan makalah ini
5.      Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini.
Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.
                                               
                                                                                                  Pati, 7 January 2013


                                                                                     Pengarang





DAFTAR ISI



KATA PENGANTAR .................................................................................. 2
DAFTAR ISI ........................... ...................................................................  3
BAB I PENDAHULUAN
1.     LATAR BELAKANG .........................................................................................  4
2.     RUMUSAN MASALAH ..................................................................................... 4
3.     TUJUAN ............................................................................................................... 5
4.     MANFAAT ........................................................................................................... 5
BAB II PEMBAHASAN
1.     Definisi Elektrokimia ................................................................... 6
2.     Pengertian elektrokimia ............................................................... 8
3.     Penggabungan elektrokimia dan Fotovoltaik untuk membersihkan reaksi oksidasi ............................................................................. 10
BAB III PENUTUP
1.     KESIMPULAN ....................................................................................................... 12
2.     SARAN ................................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................... 13






BAB I PENDAHULUAN
1.     LATAR BELAKANG
Sel elektrolisis merupakan pemanfaatan arus listrik untuk menghasilkan reaksi redoks. Oleh karena itu, elektrolisis adalah proses penguraian suatu senyawa dengan pengaliran arus listrik yang melaluinya. Dalam elektrolisis, terjadi perubahan energy listrik menjadi energy kimia. Sel elektrolisis merupakan kebalikan dari sel volta karena listrik digunakan untuk melangsungkan reaksi redoks tak spontan. Proses elektrolisis dimulai dengan masuknya electron dari arus listrik searahke dalam larutan melalui kutub negative. Spesi tertentu atau ion yang bermuatan positif akan menyerap electron dan mengalami reaksi reduksi di katoda. Spesi yang lain atau ion bermuatan negative akan melepas electron dan mengalami reaksi oksidasi di kutub positif atau anoda. Elektroda positif dan negative pada sel elektrolisis ditentukan oleh sumber arus listrik. Jenis elektroda yang digunakan dalam proses elektrolisis sangat berpengaruh pada hasil elektrolisis. Elektroda dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan keaktifannya, yaitu elektrodatidak aktif (tidak ikut bereaksi atau inert) seperti C, Pt, dan elektroda aktif (ikut bereaksi atau tidak inert, selain C, Pt) pada proses elektrolisis. Pada proses elektrolisis dengan elektroda aktif berlangsung reaksi elektroda dan reaksi elektrolit, sedangkan proses elektrolisis dengan elektroda inert hanya berlangsung reaksi elektrolitnya saja. Jika dalam elektrolisis digunakan elektrolit berupa larutan, maka reaksi yang terjadi tidak hanya melibatkan ion-ion d alam larutan, tapi juga air. Hal tersebut menyebabkan terjadinya kompetisi antara ion dengan molekul pelarutnya atau ion-ion lain dalam larutan pada saat mengalami reaksi di anoda dan katoda. Spesi yang memiliki E0 lebih besar akan menang dalam kompetisi tersebut.

2.     RUMUSAN MASALAH
1)    Apakah definisi dan pengertian elektrokimia?
2)    Bagaimanakah penggabungan antara elektrokimia dan fotovotaik?

3.     TUJUAN
Berdasarkan beberapa uraian diatas, maka ada beberapa tujuan yang akan diperoleh dari penyusunan makalah ini. Tujuan – tujuan tersebut antara lain :
1)    Pembaca dapat mengerti bahwa elektrokimia itu adalah ilmu yang mempelajari aksi antara sifat-sifat listrik dengan reaksi kimia.
2)    Juga mengetahui bahwa elektrokimia juga bisa digabungkan dengan fotovoltaik.

4.     MANFAAT
Penulisan makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang sebesar – besarnya, yaitu antara lain :
a)     Bagi Pembaca
Setelah membaca makalah ini diharapkan para pembaca mengerti ilmu tentang elektrokimia.
b)    Bagi penulis
Diharapkan dengan adanya makalah ini bukan hanya makalah ini saja yang akan disusun oleh penulis, tetapi diharapkan akan muncul makalah – makalah yang lain yang lebih berguna lagi bagi semua pihak yang membacanya, terutama bagi para pembaca







BAB II PEMBAHASAN

DEFINISI ELEKTROKIMIA
Definisi elektrokimia adalah ilmu yang mempelajari aksi antara sifat-sifat listrik dengan reaksi kimia. Misalnya perubahan energy kimia menjadi energy listrik pada elemen elektrokimia, reaksi oksidasi-oksidasi secara spontan pada elemen yang dijadikan sumber arus listrik, dan perpindahan electron dan perpindahan electron dalam larutan elektrolit dan terjadi pada aki.
Description: http://chemed.chem.purdue.edu/genchem/topicreview/bp/ch20/graphics/20_3.gif

Elektrokimia ini dikenal dengan dalam bahasa inggrisnya adalah electo chemistry. Definisi elektrokimia adalah ilmu yang mempelajari aksi antara sifat-sifat listrik dengan reaksi kimia. Misalnya perubahan energy kimia menjadi energy listrik pada elemen elektrokimia, reaksi oksidasi-oksidasi secara spontan pada elemen yang dijadikan sumber arus listrik, dan perpindahan electron dan perpindahan electron dalam larutan elektrolit dan terjadi pada aki. Elektrokimia ini dikenal dengan dalam bahasa inggrisnya adalah electro chemistry.

Adapun berbagai definisi elektrokimia lainnya yaitu
1.     Elektrokimia adalah cabang kimia yang mempelajari reaksi kimia yang berlangsung dalam larutan pada antarmuka konduktor elektron (logam atau semikonduktor) dan konduktor ionik (elektrolit), dan melibatkan perpindahan elektron antara elektroda dan elektrolit atau sejenis dalam larutan.Jika reaksi kimia didorong oleh tegangan eksternal, maka akan seperti elektrolisis, atau jika tegangan yang dibuat oleh reaksi kimia seperti di baterai, maka akan terjadi reaksi elektrokimia. Sebaliknya, reaksi kimia terjadi di mana elektron yang ditransfer antara molekul yang disebut oksidasi / reduksi (redoks) reaksi. Secara umum, elektrokimia berkaitan dengan situasi di mana oksidasi dan reduksi reaksi dipisahkan dalam ruang atau waktu, dihubungkan oleh sebuah sirkuit listrik eksternal.
2.     Elektrokimia adalah ilmu tentang hubungan antara senyawa listrik dan kimia. Elektrokimia merupakan studi yang mempelajari bagaimana reaksi kimia dapat menimbulkan tegangan listrik dan tegangan listrik terbalik dapat menyebabkan reaksi kimia dalam sel elektrokimia. Konversi energi dari bentuk kimia ke bentuk listrik dan sebaliknya adalah inti dari elektrokimia. Ada dua jenis sel elektrokimia, yaitu sel galvanik dan elektrolit. Sel galvanik adalah sel yang menghasilkan tenaga listrik ketika sel mengalami reaksi kimia sedangkan Sel elektrolit adalah sel yang mengalami reaksi kimia ketika tegangan listrik diterapkan. Elektrolisis dan korosi adalah contoh dari proses penting seperti yang ada pada elektrokimia. Prinsip-prinsip dasar elektrokimia didasarkan pada rasio tegangan antara dua zat dan memiliki kemampuan untuk bereaksi satu sama lain. Semakin lama logam dalam elemen galvanik yang terpisah dalam seri tegangan elektrokimia, semakin kuat listrik akan terekstrak. Teori Elektro-kimia dan metode elektrokimia memiliki aplikasi praktis dalam teknologi dan industri dalam banyak cara. Penemuan dan pemahaman reaksi elektrokimia telah memberikan kontribusi untuk mengembangkan sel bahan bakar dan baterai, dan pemahaman logam relatif terhadap satu sama lain dalam elektrolisis dan korosi.
3.     Elektrokimia adalah cabang kimia yang mempelajari reaksi kimia dalam larutan melibatkan konduktor (logam atau semikonduktor) dan konduktor ionik (elektrolit), yang melibatkan pertukaran elektron antara elektroda dan elektrolit. Bidang Ini mencakup bidang ilmiah yaitu proses kimia yang melibatkan semua perpindahan elektron antar zat, sehingga transformasi energi kimia menjadi energi listrik. Ketika proses ini terjadi, menghasilkan perpindahan elektron yang terjadi secara spontan dan memproduksi arus listrik ketika terhubung ke sebuah sirkuit listrik, memproduksi atau perbedaan potensial antar dua kutub, disebut sel atau baterai (yang sering terdiri dari beberapa sel). Ketika proses ini terjadi dan disebabkan oleh aksi arus listrik dari sumber eksternal, proses ini disebut elektrolisis.
4.     Elektrokimia adalah cabang kimia yang mempelajari perpindahan antara energi listrik dan energi kimia. Dengan kata lain, reaksi kimia yang terjadi pada antarmuka konduktor listrik (disebut elektroda yang dapat menjadi logam atau semikonduktor) dan konduktor ionik (elektrolit) dapat menjadi solusi dan dalam beberapa kasus khusus, zat padat . Jika reaksi kimia didorong oleh beda potensial maka, secara eksternal disebut elektrolisis. Namun, jika penurunan potensi listrik dibuat sebagai hasil dari reaksi kimia, yang dikenal sebagai "daya baterai", juga disebut sel baterai atau galvanik. Reaksi kimia yang menghasilkan perpindahan elektron antara molekul yang dikenal sebagai reaksi redoks, dan pentingnya dalam elektrokimia sangat penting, karena melalui reaksi tersebut dilakukan proses yang menghasilkan listrik atau sebaliknya, yang diproduksi sebagai konsekuensinya. Secara umum, studi elektrokimia menangani situasi di mana terdapat reaksi oksidasi-reduksi ditemukan dipisahkan secara fisik atau sementara, berada di lingkungan yang terhubung ke sebuah sirkuit listrik. Penelitian yang terakhir adalah kimia analitik dalam subdiscipline dikenal sebagai analisis potensiometri

PENGERTIAN ELEKTROKIMIA
Eletrokimia adalah kajian reaksi redoks yang dilaksanakan sedemikian rupa sehingga di dalam system itu dapat ditentukan potensial listrik yang dapat diukur. Di dalam sebuah sel volta sebuah reaksi redoks spontan membangkitkan arus listrik yang mengalir lewat rangkaian luar. Semua sel elektrokimia harus mempunyai rangkaian dalam, ion dapat mengalir dalam bentuk ionnya berdifusi. Beberapa tipe sel tertentu menggunakan jembatan garam untuk maksud tertentu. Dalam masing-masing sel oksidasi berlanngsung pada anoda dan reduksi berlangsung pada katoda. Elektrolisis adalah suatu proses dimana reaksi kimia terjadi pada elektroda yang tercelup dalam elektrolit. Ketika tegangan diberikan kepada elektroda itu. Elektroda yang bermuatan positif disebut anoda dan elektroda yang bermuatan negative disebut katoda. Elektroda seperti platina yang hanya mentransfer electron dari larutan disebut electron inert. Elektroda reaktif adalah elektroda yang secara kimia memasuki reaksi elektroda selama elektrolisis, terjadilah reduksi terhadap katoda dan oksidasi pada anoda. Gambaran umum tipe reaksi elektroda dapat diringkas sebagai berikut:
a.     Arus listrik yang membawa ion akan diubah pada elektroda
b.     Ion negative yang sulit dibebaskan pada katoda menyebabkan pengurangan H2O dan pembentukan H2 dan OH- dan absorpsi electron.
c.      Ion negative yang sulit dibebaskan pada anoda menyebabkan pengurangan H2O dan electron.
Sel galvani menghasilkan arus listrik bila reaksi berlangsung spontan. Sel elektrolit menggunakan elektrolit untuk menghasilkan perubahan kimia.
Proses elektrolisis meliputi pendorongan arus listrik melalui sel untuk menghasilkan perubahan kimia dimana potensi potensial sel adalah negative. Elektrolisis adalah peristiwa penguraian suatu elektrolit oleh suatu arus listrik. Jika dalam sel volta energy kimia diubah menjadi energy listrik, maka dalam sel elektrolisis yang terjadi adalah sebaliknya, yaitu energy listrik diubah menjadi energy kimia. Dengan mengalirkan arus listrik ke dalam suatu larutan atau leburan elektrolit,akan diperoleh reaksi redoks yang terjadi dalam sel elektrolisis. Factor yang menentukan reaksi kimia elektrolisis antara lain: konsentrasi elektrolit yang berbeda ada yang bersifat inert dan tidak inert. Hasil elektrolisis dapat disimpulkan; reaksi pada katoda ada K+, Ca2+, Na+, H+.dari asam dan logam lain (Cu2+), reaksi pada anoda, untuk anoda inert,ada OH-, Cl-, Br-, dan I-, dan sisa asam lainnya serta anoda tidak inert (bukan Pt,dan C ). Dalam elektrolisis, sumber aliran listrikdigunakan untuk mendesak electron agar mengalir dalam arah yang berlawanan dengan aliran spontan. Hubungan antara jumlah energy listrik yang dikonsumsi dan perubahan kimia yang dihasilkan dalam elektrolisis merupakan salah satu persoalan penting yang dicarikan jawabannya oleh Michael Faraday(1792-1867).
Hukum Faraday pertama tentang elektrolisis menyatakan bahwa “jumlah perubahan kimia yang dihasilkan sebanding dengan besarnya muatan listri yang melewati suatu elektrolisis”. Hokum kedua “sejumlah tertentu arus listrik menghasilkan jumlah ekivalen yang sama dari benda apa saja dalam suatu elektrolisis”. Untuk menginduksi arus agar mengalir melewati sel elektrokimia, dan menghasilkan reaksi sel non-spontan, selisih potensial yang diberikan harus melebihi potensial arus nol, sekurang-kurangnya sebesar potensial lebih sel, yaitu jumlah potensial ubin pada kedua elektroda dan penurunan Ohm(l x R) yang disebabkan oleh arus yang melewati elektrolit. Potensial tambahan yang diperlukan untuk mencapai laju reaksi yang dapat terdeteksi, mungkin harus besar, jika rapatan arus pertukaran pada elektrodanya kecil, bengan alas an yang sama, sel galvani menghasilkan potensial lebih kecil dari pada kondisi arus nol.
Penggabungan Elektrokimia dan Fotovoltaik untuk membersihkan Reaksi Oksidasi
- Dalam sebuah reaksi oksidasi, sebuah elektron dibuang dari sebuah molekul. Namun elektron tersebut harus dipindah entah kemana, jadi setiap reaksi oksidasi dipasangkan dengan reaksi reduksi, dimana sebuah elektron ditambahkan pada molekul kedua.

Masalahnya, kata Kevin Moeller, Profesor Kimia Universitas Washington, adalah “molekul kedua adalah produk sampingan; ia bukan sesuatu yang kita inginkan.”
Sebagai contoh, kata beliau, adalah oksidasi alkohol industri yang menggunakan kromium oksidan untuk mengubah alkohol menjadi keton. Dalam proses ini, kromium, yang awalnya kromium VI, mengambil elektron dan menjadi kromium IV. Kromium IV adalah produk limbah reaksi oksidasi.
Dalam kasus ini, ada solusi parsial. Natrium periodat digunakan untuk mendaur ulang kromium IV yang sangat beracun. Sebagai garam, natrium periodat berdisosiasi dalam larutan dan ion periodat (atom yodium dengan oksigen-oksigen menempel) berinteraksi dengan kromium, mengembalikannya ke kondisi oksidasi awal.
Ada cara lain melakukannya. “Elektrokimia dapat mengoksidasi molekul-molekul dengan potensial oksidasi apapun, karena tegangan elektroda dapat disetel, atau saya dapat menjalankan reaksi sedemikian hingga ia menyetel dirinya sendiri. Jadi saya memiliki banyak waktu luang untuk melakukan hal-hal lain,” kata Moeller.
Lebih jauh, produk sampingan oksidasi elektrokimia adalah gas hidrogen, jadi ini adalah proses yang bersih.
Namun ada juga masalah. Elektrokimia hanya dapat sehijau sumber listriknya. Bila reaksi oksidasinya bersih, tapi listriknya datang dari pembangkit listrik berbahan bakar fosil, masalahnya tidak lenyap, hanya dipindahkan.
Jawabannya adalah menggunakan energi terbersih yang mungkin ada, energi surya yang ditangkap oleh sel fotovoltaik, untuk menjalankan reaksi elektrokimia.
“Itulah yang dijelaskan dalam artikel dalam Green Chemistry,” kata Moeller. “Ini adalah makalah yang jelas mengatakan kalau ini mudah dilakukan, dan hasilnya sama dengan reaksi yang tidak memakai fotovoltaik, jadi reaksi kimia tidak perlu diubah.”
Artikel di Green Chemistry menunjukkan metodenya dengan secara langsung mengoksidasi molekul-molekul di elektroda. Tidak ada reaktan kimia yang digunakan. Semenjak menulis artikel ini, kelompok Moeller telah mempelajari bagaimana elektrokimia bertenaga surya dapat digunakan untuk mendaur ulang oksidan kimia secara bersih.
“Kita tidak dapat menjadikan semua sintesis kimia lebih bersih dengan memasukkan tenaga surya pada elektrokimia,” kata Moeller, “namun kita dapat memperbaiki reaksi oksidasi yang digunakan orang. Dan mungkin ini akan menginspirasi orang lain untuk memunculkan solusi-solusi sederhana dan inovatif pada tipe reaksi lain yang menarik minat mereka.”









BAB III PENUTUP

1.     KESIMPULAN
a.     Definisi elektrokimia adalah ilmu yang mempelajari aksi antara sifat-sifat listrik dengan reaksi kimia. Misalnya perubahan energy kimia menjadi energy listrik pada elemen elektrokimia, reaksi oksidasi-oksidasi secara spontan pada elemen yang dijadikan sumber arus listrik, dan perpindahan electron dan perpindahan electron dalam larutan elektrolit dan terjadi pada aki.
Eletrokimia adalah kajian reaksi redoks yang dilaksanakan sedemikian   rupa sehingga di dalam system itu dapat ditentukan potensial listrik yang dapat diukur.
b.      Dalam sebuah reaksi oksidasi, sebuah elektron dibuang dari sebuah molekul. Namun elektron tersebut harus dipindah entah kemana, jadi setiap reaksi oksidasi dipasangkan dengan reaksi reduksi, dimana sebuah elektron ditambahkan pada molekul kedua.

2.     SARAN
Dalam penulisan atau pembuatan makalah ini ada beberapa saran yang dapat dicantumkan disini. Menurut pengertian elektrokimia ini, kajian reaksi redoks yang dilaksanakan sedemikian rupa sehingga di dalam system itu dapat ditentukan potensial listrik yang dapat diukur. Saya sarankan para pembaca lebih mengerti dan mempelajari materi tentang elektro kimia, karena dalam makalah ini pasti masih banyak kekurangannya dalam materinya.
















DAFTAR PUSTAKA


















makalah kewirausahaan


MAKALAH KEWIRAUSAHAAN

PERSEROAN TERBATAS (PT)

Description: C:\Users\unyu\Documents\campurrr\smk tunas.jpg

OLEH :
1.      Ahmad Ali Nurdam                      {02}
2.      Askhoil Mahfud                            {10}
3.      Fredy Susanto                               {18}
4.      Medya Dwi Prastyo                      {26}
5.      Siswanto                                       {34}
6.     Zaenal Muttaqim                           {39}


TEKNIK PENGELASAN

SMK TUNAS HARAPAN PATI
TAHUN PELAJARAN 2012/2013
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya Saya dan rekan-rakan dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “MAKALAH KEWIRAUSAHAAN Perseroan Terbatas (PT)”.
Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata pelajaran Kewirausahaan.
Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini, khususnya kepada :
1.      Ibu Eni Wahyuningsih  Selaku Kepala Sekolah SMK Tunas harapan Pati serta segenap jajarannya yang telah memberikan kemudahan-kemudahan baik berupa moril maupun materiil selama mengikuti pendidikan di SMK Tunas Harapan Pati
2.      Ibu Anik Bariroh selaku Guru Mata Pelajaran Kewirausahaan yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pkiran dalam pelaksanaan bimbingan, pengarahan, dorongan dalam rangka penyelesaian penyusunan makalah ini
3.      Rekan-rekan semua di SMK Tunas Harapan Pati
4.      Secara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada keluarga tercinta yang telah memberikan dorongan dan bantuan serta pengertian yang besar kepada penulis, baik selama mengikuti perkuliahan maupun dalam menyelesaikan makalah ini
5.      Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini.
Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.
                                               
                                                                                                Pati,    November 2013


                                                                                     Pengarang


Penjatkan writers praise to Allah SWT, for His mercy that I and a co-partner to complete the compilation of articles titled "Reported Speech".
Writing articles is one of the duties and requirements to complete the task subjects english.
In writing this paper the author feels there are still many good deficiencies in the technical or creative writing, will remember the capabilities possessed writer.
To the criticisms and suggestions from all the very authors wish to completion of this paper manufacture.
In this paper the author writing to express my gratitude to the infinite assist parties in resolving this research, in particular to:
1. Being in possession Eni Mother Principal SMK Tunas hope Essence and all ranks who have good facilities or material purporting moril for pursuing education at SMK Tunas Harapan Pati
2. Entrepreneurship Subjects teacher mother who has spent time, energy and pkiran in implementation guidance, direction, encouragement in order to solutions compilation of this article
3. Colleagues all at SMK Tunas Harapan Pati
4. In particular writer to thank our loved ones who have given encouragement and support and great meaning to the author, both for follow lectures or in solving this article
5. All parties can not be mentioned one by one, for their assistance in writing this article.
Finally the authors hope that God gives rewards commensurate to those who have provided assistance, and this assistance can make all the worship, Yaa Amiin Robbal 'Alamiin.

Essence, November 2013


Author



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..............................................................................................................
DAFTAR ISI ............................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang ................................................................................................
2.      Rumusan Masalah ...........................................................................................
3.      Tujuan .............................................................................................................
4.      Manfaat ...........................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
1.      Pengertian Perseroan Terbatas ......................................................................
2.      Ciri-ciri PT ....................................................................................................
3.      Kelebihan PT .................................................................................................
4.      Kekurangan PT .............................................................................................
5.      Mekanisme Pendirian PT ..............................................................................
6.      Pembagian PT ...............................................................................................
7.      Pembagian wewenang dalam PT ..................................................................
8.      Keuntungan membentuk perusahaan PT ......................................................
9.      Kelemahan perusahaan PT ...........................................................................
10.  Tipe saham ...................................................................................................
BAB II PENUTUP
1.      Kesimpulan ...................................................................................................
2.      Saran .............................................................................................................
DARTAR PUSTAKA ...........................................................................................................








BAB I PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Perseroan Terbatas merupakan suatu organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Kami membuat makalah ini karena kami inigin mengetahui keuntungan dan  kerugian apa yang diperoleh dari penjualan saham dan menjalankan sebuah PT tersebut. Sering terlihat bahwa sebuah saham sering diperjual belikan. Rasa ingin tahu saya tentang PT ini dimula saat saya Praktek Kerja Lapangan di PT Dua Kelinci di Pati.

B.     RUMUSAN MASALAH
1)      Apa Pengertian Perseroan Terbatas?
2)      Apakah ciri dan sifat Perseroan Terbatas
3)      Apa Keuntungan dan Kerugian yang didapat dari Perseroan Terbatas?

C.    TUJUAN
Berdasarkan beberapa uraian diatas, maka ada beberapa tujuan yang akan diperoleh dari penyusunan makalah ini. Tujuan – tujuan tersebut antara lain :
o   Pembaca akan mengerti tentang pengertian sebuah PT
o   Dalam mendirikan sebuah PT itu tidak selalu akan merasa untung, tapi juga akan rugi.
o   Mengetahui bahwa saham yang ada dlm Pt bisa diperjual belikan.


D.    MANFAAT
a)      Bagi Pembaca
Pembaca akan tahu apa yang dimaksud dengan Perseroan Terbatas, Keuntunga, kelebihan, kekurangan, dan kerugian yang didapat jika memiliki saham dalam pemilikan sebuah PT tersebut,
b)      Bagi Penulis
Kami jadi merasa tahu bahwa dalam mendirikan sebuah PT itu pasti akan ada keuntungan dan kerugian yang di dapat. Dan diharapkan dengan adanya makalah ini bukan hanya makalah ini saja yang akan disusun oleh penulis, tetapi diharapkan akan muncul makalah – makalah yang lain yang lebih berguna lagi bagi semua pihak yang membacanya, terutama bagi para pembaca.




BAB II PEMBAHASAN


PENGERTIAN PT
Perseroan terbatas merupakan  organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya

      Berdasarkan Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia No. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas, PT adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-undang No. 1 tahun 1995 serta peraturanpelaksanaanya

1.      PT Merupakan Badan Hukum

Dalam hukum Indonesia dikenal bentuk-bentuk usaha yang dinyatakan sebagai Badan Hukum dan bentuk-bentuk usaha yang Bukan Badan Hukum. Bentuk usaha yang merupakan Badan Hukum adalah: PT, Yayasan, PT (Persero), Koperasi. Sedangkan bentuk usaha yang Bukan Badan Hukum adalah: usaha perseorangan, Firma, Commanditaire Vennotschap (CV), Persekutuan Perdata (Maatschap).

Perbedaan yang mendasar antara bentuk usaha Badan Hukum dan bentuk usaha Bukan Badan Hukum adalah, dalam bentuk usaha Badan Hukum terdapat pemisahan harta kekayaan dan pemisahan tanggung jawab secara hukum antara pemilik bentuk usaha Badan Hukum dengan Badan Hukum tersebut sendiri.Sedangkan dalam bentuk usaha Bukan Badan Hukum secara prinsip tidak ada pemisahan harta kekayaan dan pemisahan tanggung jawab secara hukum antara pemilik dan bentuk usaha itu sendiri.

2.       PT Didirikan Berdasarkan Perjanjian

Perjanjian dibuat oleh paling sedikit 2 pihak. Oleh karena PT harus didirikan berdasarkan perjanjian maka PT minimal harus didirikan oleh paling sedikit 2 pihak. Pasal 7 UU No.1/1995 mengatur hal tersebut:“Perseroan didirikan oleh 2 (dua) orang atau lebih dengan akta notaris yang dibuat dalam bahasa Indonesia”

3.       PT Melakukan Kegiatan Usaha

Sebagai suatu bentuk usaha, fungsi didirikannya suatu PT adalah untuk melakukan kegiatan usaha. Dalam mendirikan PT harus dibuat Anggaran Dasar PT yang didalamnya tertulis maksud dan tujuan PT dan kegiatan usaha yang dilakukan oleh PT.


4.       PT Memiliki Modal Dasar yang Seluruhnya Terbagi dalam Saham

Salah satu karakteristik dari PT adalah modal yang terdapat dalam PT terbagi atas saham. Suatu Pihak yang akan mendirikan PT harus menyisihkan sebagian kekayaannya menjadi kekayaan/aset dari PT. Kekayaan yang disisihkan oleh pemilik tersebut menjadi modal dari PT yang dinyatakan dalam bentuk saham yang dikeluarkan oleh PT tersebut.


5.      PT Harus Memenuhi Persyaratan yang Ditetapkan dalam UU No. 1/1995 serta Peraturan Pelaksananya .

UU No. 1/1995 sampai saat ini adalah dasar hukum yang mengatur mengenai perseroan terbatas di Indonesia. Namun sehubungan dengan PT harus diperhatikan pula peraturan pelaksana yang terkait dengan UU No. 1/1995 antara lain misalnya: Peraturan Pemerintah No. 5 tahun 1999 tentang “Bentuk-bentuk Tagihan Tertentu Yang Dapat Dikompensasikan Sebagai Setoran Saham” yang merupakan peraturan pelaksana dari Pasal 28 UU No.1/1995



CIRI-CIRI DAN SIFAT PERSEROAN TERBATAS
1.      kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
2.      modal dan ukuran perusahaan besar
3.      kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
4.      dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
5.      kepemilikan mudah berpindah tangan
6.      mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
7.      keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
8.      kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
9.      sulit untuk membubarkan pt
10.  pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden







KELEBIHAN PERSEROAN TERBATAS
·         Tnggung jawab yang terbatas dari para pemegang saham terhadap utang-utang perusahaan. Maksudnya adalah jika anda termasuk pemegang saham dan kebetulan perusahaan punya utang, anda hanya bertanggung jawab sebesar modal yang anda setorkan. Tidak lebih.
·         Klangsungan perusahaan sebagai badan hukum lebih terjamin, sebab tidak tergantung pada beberapa pemilik, pemilik dapat berganti-ganti.
·         Mudah untuk memindahkan hak milik dengan menjual saham kepada orang lain.
·         Mudah memperoleh tambahan modal untuk memperluas volume usahanya. Misalnya dengan mengeluarkan saham baru.
·         Manajemen dan spesialisasinya memungkinkan pengelolaan sumber-sumber modal untuk itu secara efisien. Jadi jika anda mempunyai manajer tidak cakap, anda bisa ganti dengan yang lebih cakap.

KEBURUKAN PERSEROAN TERBATAS
·         PT merupakan subyek pajak tersendiri. Jadi tidak hanya perusahaan yang terkena pajak, deviden atau laba bersih yang dibagikan kepada para pemegang saham dikenakan pajak lagi sebagai pajak pendapatan. Tentunya dari pemegang saham yang bersangkutan.
·         Jika anda akan mendirikan PT. Pendirian jauh lebih sulit dari bentuk kepemilikan usaha lainnya. Dalam pendiriannya, PT memerlukan akte notaris dan ijin khusus untuk usaha tertentu.
·         Biaya pembentukan relatif tinggi.
·         Bagi sebagian besar orang PT dianggap kurang “secret” dalam hal dapur perusahaan. Hal ini disebabkan karena segala aktifitas perusahaan harus dilaporkan kepada pemegang saham. Apalagi yang menyangkut laba perusahaan.










BAB III PENUTUP

1.      KESIMPULAN
1)      Perseroan terbatas merupakan  organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya
2)      Kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi merupakan salah satu ciri dan sifat dari PT.
3)      Kewajiban terbatas, pemagang saham sebuah perusahaan tidak memiliki kewajiban intuk obligasi dan hutang perusahaan. Masa hidup abadi, Aset dan struktur perusahaan dapat melewati masa hidup dari pemegang sahamnya, pejabat atau direktur. Efisiensi Manajemen, manajemen dan spesialisasi memungkinkan pengelolaan madal yang efisien sehingga memungkinkan untuk melakukan ekspansi.

2.      SARAN
Dalam penulisan atau pembuatan makalah ini ada beberapa saran yang dapat dicantumkan disini. Dalam penciptaan seni musik hendaknya disisipkan nilai – nilai moral, sehingga secara otomatis terdapat pembelajaran yang bernilai positif bagi perkembangan tiap orang yang mendengarkannya
























DAFTAR PUSTAKA